KMDM sebagai wadah mengenal cinta lingkungan kepada anak cucu kita

    Kerusakan hutan dan lingkungan yang semakin parah perlu segera ditangani sebelum terlambat. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Penyuluh Kehutanan Dinas Kehutanan antara lain dengan meluncurkan berbagai program dalam rangka rehabilitasi hutan dan lahan dengan melibatkan sasaran dari berbagai komponen masyarakat seperti Gerakan Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Gerakan Bakti Penghijauan Pemuda, Kampanye Indonesia Menanam, Kecil Menanm Dewasa Memanen, One Man One Tree, Program Penanaman satu Juta Pohon dan Penanaman Satu Miliyar Pohon. Berbagai kegiatan tersebut lebih dititik beratkan kepada kegiatan fisik di lapangan dan belum menyentuh pembelajaran bagi generasi muda yang seharusnya ikut bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Penyuluh Kehutanan Dinas Kehutanan menaruh perhatian yang besar terhadap pembelajaran bagi generasi muda untuk cinta lingkungan dengan meluncurkan program Kecil Menanam Dewasa Memanen (KMDM)

 KMDM merupakan salah satu upaya memperbaiki kerusakan lingkungan melalui pembelajaran cinta lingkungan kepada generasi muda khususnya murid – murid sekolah dasar atau yang sederajad.

APA ITU KMDM ?

KMDM adalah program penyuluh kehutanan yang merupakan gerakan moral bagi murid – murid Sekolah Dasar dan yang sederajat dalam rangka menumbuh – kembangkan minat dan rasa cinta  terhadap pohon dan lingkungan sekitar. Penyuluh Pendampingan KMDM adalah guru dan tenaga pendampingan yang berasal dari luar sekolah,seperti penyuluhkehutanan,PKSM,PenyuluhSwasta,Pramuka,Kader Konservasi Alam, Petani Maju, LSM serta pendampingan lainya yang ditugaskan oleh sekolah penyelenggara KMDM atau instansi Kehutanan Setempat Kelembagaan KMDM adalah wadah yang dibentuk untuk menyelenggarakan kegiatan KMDM Kebun Bibit Sekolah (KBS) adalah persemaian dalam rangka penyediaan bibit yang dibuat oleh murit dalam kegiatan KMDM Kebun Bibit Desa (KBD) adalah persemaian yang dibuat oleh masyarakat desa dalam rangka penyediaan bibit untuk kebutuhan desa dan kebutuhan desa dan kebutuhan masyarakat lainnya Masa tebang adalah saat dimana pohon sudah mempunyai umur yang layak untuk ditebang.

Dasar Hukum

Penyelenggaraan KMDM mengacu pada peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.41 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kecil Menanam Dewasa Memanen serta MoU Kemenhut dan Kemendiknas tahun 2011 tentang Peran serta Peserta Didik, Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dalam Menyukseskan Gerakan Penanaman Pohon.

Tujuan

Penyelenggaraan KMDM bertujuan untuk memberikan pembelajaran cinta lingkungan kepada murid – mirid sekolah dasar atau yang sederajat agar kelak tumbuh menjadi generasi muda yang cinta lingkungan.

Sasaran

Sasaran program KMDM secara langsung adalah murid – murid Sekolah Dasar dan yang sederajat.Sasaran secara tidak langsung adalah guru, orang tua murid/anggota keluarga, serta masyarakat lainnya.

Sekolah penyelenggara KMDM diharapkan memenuhi kriteria sebagi berikut:

Adanya komitmen dari Sekolah, Guru dan orang tua murid

Memiliki kemampuan menyelenggarakan KMDM

Peran Sekolah

Peran sekolah dalam penyelenggaraan KMDM adalah:

  • Memberikan pemahaman tentang pentingnya pelestarian lingkungan serta menumbuh kembangkan minat dan perhatian murid terhadap fungsi dan manfaat pohon.
  • Mengintegrasikan pembelajaran KMDM kepada murid dengan kurikulum mata pelajaran wajib sekolah atau Muatan Lokal (mulok) atau ekstakurikuler.
  • Melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan KMDM.

Peran Pendamping Penyuluh Kehutanan

  • Dalam penyelenggaraan KMDM Penyuluh Kehutanan berperan sebagai pendamping. Namun demikian, pendampingan juga bisa dilakukan oleh Guru,pramuka,kader konservasi alam,petani maju dan lsm dll.
  • Pendamping KMDM memegang peran penting dalam pembelajaran murid di sekolah, sebagai berikut :
  • Memberikan pemahaman tentang pentingnya pelestarian lingkungan serta menumbuh kembangkan minat dan perhatian murid terhadap fungsi dan manfaat pohon.
  • Memberikan bimbingan teknis kepada murid tentang keterampilan membuat bibit, menanam dan memelihara pohon.

Peran Orang Tua Murid

Peran orang tua murid dalam kegiatan KMDM adalah:

  • Membimbing dan mengarahkan putra/putrinya dalam menentukan lokasi penanaman, jumlah serta jenis bibit yang akan ditanam utamanya di lingkungan masing – masing.
  • Membimbing pelaksanaan kegiatan penanaman dan pemeliharaan tanaman.
  • Menanamkan pengertian dan pemahaman terhadap pentingnya menanam pohon bagi kelestarian lingkungan.

Harapan  Dalam Program KMDM

Melalui Kegiatan KMDM diharapkan dapat terwujud :

  • Menanamkan pendidikan cinta lingkungan sejak dini
  • Anak anak yang tumbuh menjadi generasi muda yang cinta lingkungan
  • Lingkungan akan terjaga,terpelihara,serta tumbuh menjadi lingkungan yang lebih baik
  • Keberlanjutan pendidikan anak anak untuk mewajudkan cita – citanya.

Dukungan Para Pihak

Penyelenggaraan KMDM dapat dilakukan oleh sekolah secara mandiri. Namun guna mencapai hasil akhir yang diharapkan tersebut di atas, sekolah juga dimungkinkan untuk bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Kenenterian kehutanan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Instansi kehutanan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Agama di Provinsi dan kab/kota, Organisasi non pemerintah, Dunia Usaha, dan lembaga lain yang berkomitmen untuk mendukung penyelenggara KMDM.

Penulis: 
Muhammad Gani ,S.Hut
Sumber: 
Dinhut Babelprov

Artikel

30/06/2015 | Alamsyah
790 kali dilihat
10/06/2015 | Muhammad Gani ,S.Hut
664 kali dilihat
24/04/2015 | Rumiyanto, SH, Analis Peraturan Perundang-Undangan Sekretariat DPP KORPRI P
309 kali dilihat
04/04/2017 | Alamsyah
274 kali dilihat
01/07/2015 | Muhammad Gani ,S.Hut
190 kali dilihat

ArtikelPer Kategori