Rakor Penyuluh Kehutanan: Membangun Soliditas Para Pihak untuk Hutan Lestari Masyarakat Sejahtera

Rakor Penyuluh Kehutanan: Membangun Soliditas Para Pihak untuk Hutan Lestari Masyarakat Sejahtera

Dalam rangka mendorong optimalisasi pelaksanaan kegiatan penyuluhan kehutanan di lapangan diperlukan pemetaan isu dan permasalahan yang dihadapi oleh penyuluh kehutanan. Isu dan permasalahan ini perlu dikomunikasikan dengan berbagai pihak, tidak hanya Dinas Kehutanan, tetapi juga oleh instansi lain yang terkait. Dengan demikian, saran dan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi dapat digali untuk selanjutnya diformulasikan Langkah tindak lanjut dalam suatu bentuk rumusan. Berkenaan dengan hal tersebut, Dinas Kehutanan menyelenggarakan Rakor Teknis Penyuluh Kehutanan secara Virtual dengan google meet pada tanggal 4 s.d 5 Mei 2021 dengan tema “Membangun Soliditas Para Pihak untuk Masyarakat Sejahtera Hutan Lestari”. Rapat koordinasi ini diikuti oleh seluruh Penyuluh Kehutanan, Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat, unsur KPHP/KPHL se-Provinsi Kep. Bangka Belitung, unsur Balai Pemantapan Kawasan Hutan, Balai Pengelolaan DAS Baturusa Cerucuk, dan Biro Hukum Setda Provinsi Kep. Bangka Belitung.

Kegiatan Rapat Koordinasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi, H. Marwan, S.Ag didampingi Kepala Bidang Pengelolaan DAS dan Pemberdayaan Masyarakat, Bambang Trisula, S.Hut, MM. Kepala Dinas Kehutanan menekankan pentingnya penyuluh memiliki dimensi rasa, dimensi semangat dan dimensi untuk mewujudkan penyuluh yang professional, untuk mewujudkan visi hutan lestari masyarakat sejahtera. Lebih lanjut, Kepala Dinas Kehutanan juga meminta agar para penyuluh dapat terus mengembangkan kemampuan diri agar pelaksanaan penyuluhan kehutanan di lapangan menjadi lebih baik lagi. Meskipun, pada saat yang sama, masih terdapat kekurangan baik dari sisi anggaran, SDM, sarana prasarana dan lainnya dalam pelaksanaan penyuluhan kehutanan, namun penyuluh diharapkan tetap bersemangat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal.

Selanjutnya, Rapat Koordinasi dilaksanakan dengan menghadirkan para narasumber dari beberapa instansi selain Dinas Kehutanan, yaitu Direktorat Bina Usaha Perhutanan Sosial dan Hutan Adat, Pusat Penyuluhan Kehutanan, Penyuluh Teladan Provinsi Jambi, Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah XIII Pangkalpinang dan Jambi, Balai Pengelolaan DAS Baturusa Cerucuk dan Biro Hukum Setda Provinsi Kep. Bangka Belitung. Acara dipandu oleh Slamet Riyanto, S. Hut., diawali dengan pemaparan materi dilanjutkan dengan diskusi dengan para peserta. Pada diskusi ini dilakukan sharing atas berbagai permasalahan yang sering terjadi di lapangan yang dihadapi oleh para penyuluh, baik dari aspek yang terkait langsung dengan implementasi pemanfaatan hutan melalui program perhutanan sosial, kondisi dan situasi kemantapan kawasan hutan terkini, praktik sinergitas dalam pengelolaan DAS serta kepastian hukum dalam pengelolaan pendapatan dari usaha wisata alam oleh pemegang izin perhutanan sosial.

Rapat diakhiri dengan penutupan secara resmi oleh Kepala Bidang PDASPM, Bpk. Bambang Trisula, S.Hut, MM. Pada kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi bagi semua penyuluh kehutanan maupun penyuluh kehutanan swadaya masyarakat serta para narasumber. Beliau juga menekankan agar para penyuluh dapat membagi informasi yang seluas-luasnya bagi masyarakat di tingkat tapak terkait 5 skema pada program perhutanan sosial. Selanjutnya, menyikapi berbagai permasalahan yang dibahas pada rapat koordinasi ini, pada prinsipnya hal-hal tersebut membutuhkan komunikasi yang baik dan terstruktur dengan instansi yang terkait. Hal ini penting untuk dilaksanakan agar ke depan, solusi terbaik atas semua permasalahan di tingkat tapak dapat segera dimunculkan. Dengan demikian, visi masyarakat sejahtera dan hutan lestari akan semakin nyata. Semoga!

Sumber: 
Bidang PDAS PM
Penulis: 
Oktedy Andryansah
Fotografer: 
Herman
Editor: 
Slamet Riyanto
Bidang Informasi: 
DINHUT
Tags: 
Penyuluh Kehutanan

Berita Berdasarkan Kategori