UPTD KPHP Sungai Sembulan dalam Semarak Babel Fair 2020

UPTD KPHP Sungai Sembulan berpartisipasi dalam Pameran Pembangunan Semarak Babel Fair 2020 menyambut HUT Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke-20 di Gale-Gale Ballroom - Pangkalan Baru, tanggal 20 s/d 22 Nov 2020

Buah Pedada

Indonesia merupakan negara dengan potensi mangrove yang sangat baik. Salah satu yang telah dimanfaatkan adalah buah pedada (Sonneratia caseolaris), yang memiliki kandungan air sangat tinggi. Buah pedada juga memiliki kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat, dan masih banyak kandungan lainnya.

Ekstrak buah pedada secara tradisional sudah digunakan sebagai antiseptik (senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada jaringan yang hidup seperti pada permukaan kulit dan membran mukos), mengobati keseleo, dan mencegah pendarahan, sedangkan daun muda dari tanamannya digunakan untuk lalapan.

Buah pedada sebenarnya memiliki kandungan gizi yang tinggi, contohnya beragam vitamin yang tergolong lengkap. Selain itu, buah pedada mengandung fitokimia seperti steroid, triterpenoid, dan flavonoid. Fitokimia merupakan senyawa yang ditemukan pada tumbuhan yang berperan aktif untuk pencegahan penyakit. Senyawa-senyawa tersebut lebih dalam diketahui berfungsi sebagai anti inflamasi, analgesik, anti oksidan, antialergi, anti jamur, anti mikroba, dan lainnya. Triterpenoid berfungsi untuk pencegahan dan pengobatan hepatitis.

Flavonoid yang terdapat pada ekstrak tanaman juga dapat digunakan dalam pengobatan rematik. Kulit buahnya juga mengandung tanin yang berfungsi sebagai antioksidan karena kemampuannya dalam menstabilkan fraksi lipida dan keaktifannya dalam penghambatan enzim lipoksigenase. Tanin adalah salah satu senyawa fenol kompleks, sedangkan bagian daging buah pedada mengandung saponin dan steroid yang memiliki aktivitas sebagai analgesik (golongan obat berfungsi sebagai antidemam sekaligus antinyeri. Obat golongan ini bisa digunakan untuk meredakan nyeri akibat radang sendi, cedera, sakit gigi, sakit kepala, atau nyeri haid, sekaligus bisa mengatasi demam) dan anti inflamasi (anti peradangan).

Sumber: 
UPTD KPHP Sungai Sembulan
Penulis: 
Yuniarto, AM.d
Editor: 
DInas Kehutanan
Bidang Informasi: 
DINHUT